Setiap penggemar olahraga menyukai cerita underdog yang bagus. Ada sesuatu yang sangat menginspirasi saat menyaksikan seorang atlet yang dulunya diabaikan atau diremehkan, naik ke puncak dan membuktikan bahwa orang-orang yang meragukannya salah. Para atlet ini, yang sering kali memulai kariernya dari pinggir lapangan, akhirnya menjadi pusat perhatian, memikat hati para penggemar di seluruh dunia dengan tekad, ketangguhan, dan bakat mereka yang luar biasa.
Salah satu atlet tersebut adalah Rocky Balboa, petinju fiksi yang diperankan oleh Sylvester Stallone dalam serial film ikonik “Rocky”. Balboa, petarung kecil-kecilan dari Philadelphia, diberi kesempatan sekali seumur hidup untuk menghadapi juara kelas berat Apollo Creed. Meskipun sangat diunggulkan, Balboa berlatih tanpa kenal lelah dan mendorong dirinya hingga batasnya, akhirnya berhasil mengalahkan Creed dalam pertarungan mendebarkan yang memikat penonton dan memantapkan posisinya dalam sejarah tinju.
Dalam kehidupan nyata, ada banyak sekali atlet yang mengikuti jalur serupa dari pinggir lapangan hingga menjadi sorotan. Ambil contoh, Michael Oher, mantan pemain ofensif NFL yang kisah inspiratifnya diangkat ke layar lebar dalam film “The Blind Side.” Oher, yang tumbuh dalam kemiskinan dan menghadapi banyak rintangan sepanjang hidupnya, dibesarkan oleh keluarga kaya yang melihat potensinya dan membantunya mengejar impiannya bermain sepak bola di level tertinggi. Meskipun menghadapi skeptisisme dan keraguan dari para kritikus, Oher kemudian memiliki karir yang sukses di NFL, membuktikan bahwa kerja keras dan ketekunan dapat mengatasi hambatan apa pun.
Atlet underdog lainnya yang berhasil merebut hati para penggemar di seluruh dunia adalah Jamie Vardy dari Leicester City. Striker Inggris, yang baru bermain sepak bola non-liga beberapa tahun lalu, menantang rintangan untuk memimpin Leicester City meraih gelar Liga Premier di musim 2015-2016. Kenaikan luar biasa Vardy dari ketidakjelasan menjadi bintang adalah bukti tekad dan etos kerjanya yang tak tergoyahkan, dan berfungsi sebagai pengingat bahwa segala sesuatu mungkin terjadi dengan keyakinan dan kerja keras.
Dari Rocky Balboa hingga Michael Oher hingga Jamie Vardy, kisah para atlet yang tidak diunggulkan menjadi sumber inspirasi dan motivasi bagi orang-orang dari segala usia dan latar belakang. Para atlet ini mengingatkan kita bahwa kesuksesan tidak ditentukan oleh dari mana Anda memulai, tetapi seberapa keras Anda bersedia bekerja dan seberapa besar Anda bersedia berkorban untuk mencapai tujuan Anda. Jadi lain kali Anda menemukan diri Anda mendukung pihak yang tidak diunggulkan, ingatlah bahwa dengan dedikasi, ketekunan, dan sedikit keberuntungan, segalanya mungkin terjadi.